Langsung ke konten utama

MUSYWIL DPW II ITHLA

 Selamat! Musyawarah Wilayah DPW 2 ITHLA Resmi Digelar di Bandung

Bandung—Musyawarah Wilayah (Musywil) DPW 2 ITHLA sukses terlaksana pada 15–16 November 2025. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di beberapa titik di kota Bandung.

Agenda dimulai pada 15 November dengan pembukaan resmi dan sambutan pengurus di ruang pertemuan Masjid Al Jabbar. Setelah itu, peserta mengikuti Seminar Upgrading Skill bertema “Munadzoroh” yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Nurkholis Majid. Materi ini menjadi bekal penting bagi peserta dalam memperkuat keterampilan debat ilmiah yang berperan dalam pengembangan empat kemahiran berbahasa.

Usai seminar, peserta melanjutkan kegiatan dengan Focus Group Discussion (FGH) untuk mempraktikkan langsung materi yang telah dipelajari. Malam harinya, peserta memasuki agenda inti Musywil berupa laporan pertanggungjawaban program kerja setiap departemen, yang dilaksanakan di Gedung BKM Bandung. Sidang berlangsung sejak selepas salat Isya dan berakhir sekitar pukul 07.00 WIB pada 16 November.

“Ke depannya, saya berharap Musywil ini menjadi pijakan yang kokoh bagi perkembangan ITHLA DPW II, baik dalam aspek akademik, organisasi, maupun pemberdayaan mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab di wilayah Jabar–Jakarta–Banten. Semoga setiap delegasi membawa pulang semangat perubahan, menguatkan kualitas program di instansinya masing-masing, dan terus menjaga hubungan kolaboratif yang terbentuk dalam forum ini,” ujar Muhammad Tegar Rabbani selaku ketua pelaksana Muswil tahun ini.

Puncak kegiatan ditandai dengan pemilihan Ketua Umum ITHLA periode 2025–2026. Dalam pemilihan tersebut, Muhammad Muniruddin dari UIN Siber Nurjati Cirebon terpilih sebagai ketua umum baru.

Sebagai penutup, seluruh peserta menikmati sesi rekreasi bersama dengan berkeliling Bandung sebelum kembali ke daerah masing-masing.

Semoga terlaksananya Muswil ini membawa manfaat, memperkuat kolaborasi, dan menumbuhkan semangat baru dalam memajukan bangsa. Salam ITHLA, haa ana dza.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Tamanni dan Taroji dari Segi Nahwu dan Balaghoh

Oleh : Faizan Nesen (FDI UIN JAKARTA) & Aghnin Khulqi (BSA UIN JAKARTA) Dalam ilmu nahwu, ketika sampai pada bab إن وأخواتها kita pasti akan menemui lafadz   ليت  dan لعل . Mau tidak mau, hal ini nantinya akan mengantarkan kita untuk mengenal istilah tamanni dan taroji. Berangkat dari hal ini, penulis hendak berbagi pengalaman serta pemikiran yang mungkin nantinya bisa dijadikan obrolan menarik di forum warkop sederhana atau bahkan dapat diangkat sebagai tema diskusi dan kajian mingguan. Namun, sebelum melangkah lebih jauh, mari kita mengenal terlebih dahulu sebenarnya apa sih tamanni dan taroji itu? Tamanni secara bahasa menurut mu’jam al wasiith bermakna قدره وأحب أن يصير إليه yang artinya kurang lebih menginginkan sesuatu terjadi. Sedangkan dalam istilah nahwu tamanni bermakna   طلب ما لا طمع فيه أو ما فيه عسر yang artinya meminta perkara yang tidak mungkin diharapkan atau sulit diwujudkan (tidak mungkin terjadi). Untuk lebih jelasnya, mari kit...

KEPENULISAN ILMIAH : MENEMBUS JURNAL NASIONAL DAN INTERNASIONAL

  Diselenggarakan oleh Departemen Penelitian dan Pengembangan (Litbang) ITHLA DPW II (DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten) Minggu, 12 Oktober 2025 - Departemen Penelitian dan Pengembangan (Litbang) ITHLA DPW II sukses menyelenggarakan Webinar Kepenulisan Ilmiah pada pukul 13.00 WIB secara daring via zoom. Acara ini diisi dengan pemateri yang luar biasa yaitu Dr. Fatchiatuzahro, M.Pd.I, Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Arab IUQI Bogor. Bersama moderator yang memandu sesi diskusi kali ini, Muhammad Ridwan yang merupakan anggota Dept. Penelitian dan Pengembangan, acara ini berjalan dengan lancar. Webinar kali ini tak kalah seru dari webinar-webinar sebelumnya, dimana webinar kali ini juga sukses menarik antusiasme yang tinggi dan tujuan dilaksanakan webinar ini juga berhasil tersampaikan. Tujuan utamanya yakni membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis yang esensial dalam kepenulisan ilmiah, dengan fokus utama pada strategi untuk mempublikasikan hasil penelitian atau kajia...
  Kemah Bahasa Arab (KBA) 2026 ITHLA DPW II Sukses Digelar, Perkuat Solidaritas dan Pengembangan Bahasa Arab Ittihadu Thalabati al-Lughah al- ‘Arabiyah bi Indonesia (ITHLA) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) II sukses menyelenggarakan Kemah Bahasa Arab (KBA) 2026 dengan mengusung tema “Neo-Solidarisme dan Penguatan Bahasa Arab.” Kegiatan yang berlangsung pada 24–26 Juli 2026 ini menjadi wadah pembinaan bagi mahasiswa Bahasa Arab antarinstansi untuk mempererat ukhuwah, meningkatkan kompetensi kebahasaan, serta mengembangkan karakter kepemimpinan. Rangkaian kegiatan diawali dengan Open Ceremony yang diselenggarakan pada tanggal 24 Juli 2026 di Kampus IUQI Bogor. Acara pembukaan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran pengurus ITHLA, panitia pelaksana, tamu undangan, serta seluruh peserta KBA 2026. Momentum ini menjadi penanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan sekaligus menjadi ruang silaturahmi bagi mahasiswa Bahasa Arab dari berbagai instansi untuk saling mengenal, ber...